Iklan

Kenapa Beruang Kutub Tahan Dingin?

Maks Design
, December 25, 2019 WIB
Kenapa Beruang Kutub Tahan Dingin?

MaksPedia.com - Beruang kutub, tinggal di pesisir atau pulau-pulau dekat Kutub Utara dan tahan terhadap cuaca dingin sepanjang tahun. Jadi mengapa beruang kutub bisa hidup di lingkungan yang dingin? Ini sebenarnya terkait erat dengan struktur dan bentuk tubuh beruang kutub serta kebiasaan hidupnya.

Mari kita mulai membahas tentang komposisi material beruang kutub. Sumber makanan utama untuk beruang kutub dewasa adalah anjing laut yang kaya akan lemak paus, yang memungkinkan mereka untuk membangun lapisan isolasi termal yang tebal, sehingga 50% dari berat badan mereka adalah lemak, dan lemak tersebut didistribusikan di bawah kulit beruang kutub, Kandungan lapisan lemak subkutan yang tinggi memberikan kemampuan atau syarat bagi beruang kutub untuk menahan kedinginan


Lemak adalah zat baik yang dapat disimpan dan dijadikan sebagai sumber energi dalam tubuh. 1 gram lemak tubuhnya dapat menghasilkan 38 kilojoule energi, yang dua kali lebih banyak dari 1 gram protein atau 1 gram karbohidrat. Dan lemak adalah bahan konduktif termal yang buruk, yang secara efektif dapat berperan dalam insulasi panas. Lemak subkutan yang sangat tebal mengurangi kehilangan panas dalam tubuh beruang kutub dan secara efektif dapat menahan dingin yang ekstrem.

Kedua, rahasia perlindungan beruang kutub dari dingin tidak dapat dipisahkan dari bulu khusus mereka. Bulu beruang kutub tampak "putih", tetapi ketika diamati dengan mikroskop elektron, ternyata sebenarnya bulu mereka berstruktur berongga, bulunya tidak mengandung pigmen sehingga menampilkan warna yang transparan. Kapiler khusus ini dapat melewati sinar ultraviolet di sepanjang inti, membantu beruang kutub menyerap hampir semua cahaya yang bersinar di atasnya sehingga dapat meningkatkan suhunya di dalam tubuh.


Selain itu, beruang kutub dalam keadaan diam atau tidak bergerak sekitar 67% dari waktu mereka dan mulai hibernasi ketika Kutub Utara memasuki periode terdingin, utuk meminimalkan hilangnya energi dalam tubuhnya untuk mempertahankan lebih banyak zat energi untuk mempertahankan suhu tubuh.
Komentar

Tampilkan

Terkini